Kerja Cerdas Kunci Sukses

Hambatan Investasi

Januari 30, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Penerapan pelayanan satu pintu (one stop service/OSS) di Kabupaten/Kota di Sumbar mendapat kritikan dari Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi. Kata dia, penerapannya
lamban.

Kritikan gubernur tersebut merupakan cerminan dari wajah investasi Sumbar hari ini. Harus diakui, daerah ini memang belum mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi investor yang hendak dan sudah menanamkan modalnya.

Banyak sudah terungkap keluhan para investor yang mau masuk ke daerah ini. Belum lagi mereka inves, di Bandara Internasional Minangkabau, sebagai pintu gerbang utama Sumbar dengan dunia internasional, mereka sudah harus mendapat pelayanan buruk dari petugas. Lalu, ketika investor akan inves, berbagai persoalan pun menghadang.

Di Sumbar sulit sekali mendapatkan data base tentang peluang investasi di berbagai sektor. Misalnya, bila seorang investor mau inves di sebuah sektor, mereka sangat membutuhkan data tentang potensi sektor tersebut, hingga ke perhitungan cost yang harus mereka keluarkan untuk transportasi. Sayangnya, ketika data-data tersebut ditanyakan ke pejabat terkait, jawabannya pasti tak ada.

Kalaupun ada, mungkin hanya data-data secara umum. Itulah gambaran buruknya pelayanan kita terhadap investor. Belum lagi hambatan-hambatan lain yang harus mereka lalui seperti proses perizinan yang memakan waktu lama, undang-undang perburuhan kita yang dianggap menakutkan, infrastruktur pendukung yang tidak lengkap, bahkan hingga persoalan-persoalan tanah atau cost tak terduga yang harus dikeluarkan.

Beberapa waktu lalu, konsulat Singapura di Riau, Raj Kumar, juga pernah berkunjung ke Sumbar. Ia menyatakan bahwa daerah ini tidak termasuk ke dalam peta sasaran investasi bagi pengusaha Singapura. Investor Singapura saat ini lebih cenderung investasi ke Vietnam dan Malaysia, karena kemudah-kemudahan yang diberikan pemerintah di sana. Apa alasannya, terutama terkait proses perizinan dan cost tinggi yang uncertainty (tidak pasti) tadi.

Menghadapi persoalan seperti itu, kita perlu membangun kesadaran baik masyarakat maupun pemerintah di Sumbar, untuk memiliki pemahaman yang sama bahwa investasi sangat penting bagi kemajuan daerah ini.

Berbagai persoalan yang dapat menghambat masuknya investasi perlu dihilangkan. Sebab, kita harus menyadari bahwa perkembangan Sumbar beberapa waktu belakangan sangat lambat. Nyaris tak ada lompatan. Kita sudah jauh tertinggal dari daerah lain. Karena itu, investasilah salah satu sector yang diharapkan dapat membawa kemajuan daerah ini. Mari, sama-sama memberi kemudahaan kepada investor. (*)

Dimuat di Tajuk Padang Ekspres 13 Mei 2007

Kategori: Tajuk

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar